Indonesia Tak Usung Target Muluk di SEA Games 2019 Filipina

Indonesia Tak Usung Target Muluk di SEA Games 2019 Filipina

Senin, 04 Maret 2019, 20.31


SEA Games 2019 ba­kal bergulir di Filipina November tahun ini dengan mempertanding­kan 56 cabang olah raga (cabor). Hal itu merupakan rekor dengan jumlah cabor terbanyak yang akan dipertandingan.

SEA Games Filipina bakal dige­lar pada 11 Desember 2019. Indo­nesia tidak mengusung target mu­luk di SEA Games 2019. Kontingen Merah Putih hanya diminta finis lebih baik dari gelaran SEA Games dua tahun lalu yang berlangsung di Malaysia.

Hal itu disampaikan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto. Menurutnya, keputusan itu dilakukan mengingat cabang olahraga pilihan tuan rumah Filipina, banyak yang tak sesuai dengan peta kekuatan Indonesia. "Yang jelas, untuk mengantisipasi kita kirim second layer (atlet pelapis). Kami bisa menargetkan lebih baik dari (SEA Games 2017) Malaysia," ujar Gatot di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Gatot menyebut, publik harus memahami bahwa prestasi luar bi­asa Indonesia di Asian Games 2018 tak serta-merta membuat Merah Putih menjadi yang terkuat di re­gion Asia Tenggara. Gelaran SEA Games disebut Gatot berbeda den­gan Asian Games.

Meskipun SEA Games secara level kekuatan berada di bawah Asian Games yang regionnya men­cakup seluruh negara Asia, Gatot menyebut tingkat kesulitannya tak jauh berbeda. Faktor yang menja­dikan SEA Games sulit, kata Gatot, adalah soal pemilihan cabor yang sebelumnya telah dirinya sebutkan.

Di Asian Games 2018 Indonesia punya keuntungan sebagai tuan rumah, sehingga bisa dengan be­bas memilih cabang olahraga apa saja yang dipertandingkan. Hasil­nya, Indonesia pun mampu finis di posisi keempat dengan perolehan 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

Namun, di SEA Games 2019, Filipina lah yang memiliki kendali penuh terhadap pemilihan ca­bang-cabang olahraga yang bakal dipertandingkan. "Kami akan ba­nyak (menurunkan) second layer dengan beberapa atlet unggulan (di SEA Games 2019). Karena tu­juan kita adalah Olimpiade 2020 Tokyo," tukasnya.

Sebagai informasi, di SEA Games 2017 Malaysia, Indonesia hanya mampu finis di posisi ke­lima, di bawah Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Para penggawa Merah Putih membawa pulang 38 medali emas, 63 medali perak, dan 90 medali perunggu.

Setelah SEA Games Filipina, giliran Vietnam yang akan menjadi tuan rumah SEA Games 2021. Viet­nam seperti dilansir dari Vietnam News, Sabtu (2/3), SEA Games 2021 direncanakan mempertand­ingkan 40 cabang olahraga. Untuk saat ini, administrator SEA Games 2021 di Hanoi menuturkan baru 36 cabor yang sudah pasti dipertand­ingkan, dengan empat cabor lagi menyusul dipastikan dalam bebe­rapa bulan mendatang.

Ke-40 cabor itu bakal dikelom­pokkan menjadi tiga grup, yakni atletik, akuatik, kemudian gimnas­tik, dayung, sepak bola, menem­bak, angkat berat, dan martial arts. Dan yang ketiga, untuk 11 regional serta olahraga baru semisal men­ari, catur, muay, vovinam, dan es­port.

SEA Games 2021 akan berpusat di Hanoi, namun tetap melibatkan daerah-daerah di sekitar Hanoi yang merupakan ibu kota negara Vietnam, seperti di Provinsi Bac Ninh, Quang Ninh, Hai Duong, Hai Phong, Vinh Phuc, dan Hoa Binh.

Kuliah Beasiswa..?? Klik Disini

TerPopuler